Mengenal Bahan Baku Pembuatan Furniture Kantor

Apabila pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai penggunaan kayu solid dan plywood untuk pembuatan furniture office. Pada artikel berikut akan kembali dijelaskan beberapa jenis kayu lainnya yang dapat digunakan untuk membuat furniture office. Tentunya, dalam pemilihan jenis kayu yang akan digunakan berdasarkan desain, ketahanan dan budget yang diinginkan.

Blockboard

Jenis kayu yang satu ini pada prosesnya mirip dengan plywood atau kayu lapis, akan tetapi bahan yang digunakan adalah kayu-kayu kecil berukuran 2,5-5 cm yang dipadatkan dengan mesin lalu kemudian diberikan lapisan venner pada bagian luarnya sehingga mendapatkan hasil jadi seperti papan. Blockboard biasanya dijual dipasaran dengan ketebalan 12mm, 15mm hingga 18mm. Adapun ukuran papan yang dijual sama seperti plywood atau kayu lapis. Blockboard juga terbagi menjadi dua jenis yakni teakblock dan laminboard. Harga yang ditawarkan untuk kayu jenis blockboard lebih murah dibandingkan kayu jenis plywood.

Medium Density Fibreboard (MDF)

Bahan baku berikutnya adalah medium density fibreboard atau biasa disebut MDF. Kayu ini merupakan kayu hasil olahan pabrik yang berasal dari serbuk-serbuk kayu yang kemudian dipadatkan dan direkatkan bersama bahan kimia resin. Serbuk-serbuk kayu yang digunakan biasanya didapatkan dari sisa hasil perkebunan atau serpihan bambu. Karena itulah, kayu jenis ini digolongkan kedalam kayu yang ramah lingkungan. MDF biasa dipasarkan dalam bentuk papan atau lembaran. Selain itu, harga yang ditawarkan untuk kayu jenis ini juga lebih murah dibandingkan plywood sehingga banyak digunakan dalam proses pembuatan furniture office.

Particle Board

Jika diperhatikan dari bahan baku yang digunakan serta proses yang dilakukan, particle board sepintas mirip dengan medium density fibreboard. Akan tetapi, hasil yang didapatkan tidak sebaik medium density fibreboard. Adapun bahan baku yang digunakan merupakan sisa pengerjaan kayu seperti serbuk gergaji, potongan kayu kecil, dan serpihan kayu yang kemudian digabungkan dengan bahan kimia resin lalu dipadatkan dan direkatkan bersamaan. Kayu jenis ini tergolong rentan terhadap air karena memiliki pori-pori yang cukup besar sehingga mudah menyerap air. Selain itu, kayu jenis particle board tidak dapat digunakan untuk menopang beban berat karena akan membuat kayu menjadi melengkung dan tidak beraturan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX58215FC63706E