Kasus Rubela Meningkat Pesat

Pada tahun 2013, persentase ibu yang mengalami keluhan kesehatan di daerah perkotaan sebesar 30,68 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan di daerah perdesaan yaitu sebesar 31,12 persen. Selain dilihat dari posisi ibu , anak pun memiliki keluhan kesehatan dan angka kesakitan  yang cukup tinggi seperti halnya dibawah ini.

Berdasarkan Gambar 1.2., diperoleh informasi bahwa persentase balita yang mempunyai keluhan kesehatan selama sebulan terakhir berfluktuasi (mengalami kenaikan dan penurunan) selama tahun 2011 sampai dengan 2013. Pada tahun 2011, persentase balita yang pernah mengalami keluhan kesehatan selama sebulan terakhir sebesar 40,76 persen, naik menjadi 41,13 persen pada tahun 2012, kemudian di tahun 2013 turun menjadi 39,22 persen. Pola ini juga terjadi di daerah perkotaan. Sedangkan di daerah perdesaan, persentase balita yang mempunyai keluhan kesehatan selalu mengalami penurunan selama tahun 2011 sampai tahun 2013.

Dari beberapa bukti yang terdapat diatas, sekitar 3 tahun kemudian Organisasi WHO melakukan pemberian beberapa vaksin bagi ibu dan anak yang dari tahun-ketahun akan terus dilakukan. Alasan pemberiannya adalah sudah berkembangnya berbagai virus diseluruh dunia dan sangat cepat menyebar baik untuk ibu yang sedang hamil dan menyusui ataupun anak-anak yang berada dalam tahap pertumbuhan.

WHO atau World Health Organization/WHO) adalah salah satu badan PBB yang bertindak sebagai coordinator  kesehatan umum internasional dan bermarkas di JenewaSwiss. WHO didirikan oleh PBB pada 7 April 1948. Salah satu Penyakit yang mulai menyebar banyak pada tahun 2016-2017 adalah Ruam merah yang muncul pada anak-anak dan remaja termasuk ibu-ibu yang sedang hamil. Ruam merah tersebut diakibatkan oleh air liur diudara yang menyebar sangat cepat seperti batuk ataupun bersin. Maka dari itu, WHO  pun melihat ditahun 2016 sudah terdapat 800 kasus rubella di Indonesia dan dinegara lainpun sudah banyak menyebar terutama di wilayah eropa. Penyakit rubella atau campak jerman ini harus cepat dituntaskan dengan menggunakan vaksin rubella yang hampir 90 persen dapat menghindari rubella itu sendiri karena hampir 100.000 bayi didunia terlahir dengan sindrom ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX58215FC63706E